Fariz Abdurrohman, NIM.2113006 (2025) Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SMK Ma‟arif 7 Kebumen. Diploma thesis, Institut Agama Islam Nahdlatul Ulama ( IAINU) Kebumen.
1. COVER.pdf - Published Version
Download (1MB)
2. BAB I.pdf - Published Version
Download (313kB)
3. BAB II.pdf - Published Version
Download (680kB)
4. BAB III.pdf - Published Version
Download (314kB)
5. BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (356kB)
6. BAB V.pdf - Published Version
Download (297kB)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version
Download (298kB)
Abstract
ABSTRAK
Fariz Abdurrohman, 2025: Manajemen Kesiswaan Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa Di SMK Ma‟arif 7 Kebumen
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pelaksanaan manajemen kesiswaan dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di SMK Ma‟arif 7 Kebumen, menganalisis peran manajemen kesiswaan dalam peningkatan kedisiplinan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi, wawacara, dan dokumentasi. Data yang telah diperoleh kemudian dianalisis menggunakan model Miles and Huberman yang meliputi tiga tahapan yaitu reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Pelaksanaan manajemen kesiswaan di SMK
Ma‟arif 7 Kebumen telah berjalan secara terstruktur dan efektif melalui berbagai program yang dilaksanakan sejak awal tahun ajaran, seperti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), upacara bendera setiap hari senin, shalat dzuhur berjamaah, mushafahah, dan kegiatan ekstrakurikuler yang menanamkan nilai-nilai kedisiplinan siswa. (2) Peran manajemen kesiswaan dilaksanakan melalui empat fungsi utama manajemen, yaitu perencanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Sekolah menyusun program pembinaan kedisiplinan secara sistematis, membagi tugas sesuai kompetensi guru dan staf, serta melibatkan OSIS dalam penegakan disiplin. Pengawasan
dilakukan melalui pemantauan kehadiran siswa dan bimbingan konseling bagi siswa yang melanggar tata tertib. (3) Faktor pendukung manajemen kesiswaan adalah adanya komitmen seluruh pihak sekolah, tata tertib yang jelas, dan keterlibatan orang tua. Selain itu, faktor penghambat manajemen kesiswaan
adalah lingkungan sosial yang negatif, rendahnya kesadaran siswa terhadap disiplin, dan terbatasnya jumlah guru BK yang menyebabkan pengawasan belum
optimal.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Additional Information: | Pembimbing :Bahrun Ali Murtopo,M.Pd.I |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah > Manajemen Pendidikan Islam |
| Depositing User: | Unnamed user with email admin@iainu-kebumen.ac.id |
| Date Deposited: | 29 Jan 2026 03:16 |
| Last Modified: | 29 Jan 2026 03:16 |
| URI: | https://eprints.iainu-kebumen.ac.id/id/eprint/1820 |
